Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label family. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 April 2021

Akhir Pekan dan Nonton Youtube untuk Banyu Bella

Finally, a weekend where I just can simply stay at home.

Idealnya sabtu minggu kan waktu buat keluarga, bisa main sama Banyu Bella, atau kalau lagi ga ada ide main, bisa nemenin mereka nonton youtube.

Sejak pandemi dan ruang interaksi anak-anak terbatas, pandangan gw soal youtube atau apapun terkait screen time berubah. Tadinya tuh gw anti banget. Malah pernah berantem sama laki gw gara-gara mertua in daily basis ngasi youtube ke Banyu.

Diawali dari mid 2019, ketika Banyu kena difteri dan musti diopname. Nah dia kan musti diem tuh ya, soalnya tangannya diinfus, salah satu cara efektif biar dia ga pecicilan ya emang adalah kasih youtube. Nah dari situ gw tau kalo ada channel yang lumayan efektif kiarena nyeritain soal dirawat di rumah sakit : BabyBus. Jadi pas giliran minum obat atau pas dicabut jarum infus, gw bisa kasih referensi "Iya kan kayak Kiki (nama tokohnya.)

Lalu awal 2020, pas mulai WFH,  gw memutuskan buat toilet training kan. Beberapa channel kayak BabyBus, Bing, CocoMelon, mereka ada episode  soal toilet training. Nah, itu somehow lebih masuk ke anak gw. "Ibu, ini pipisnya kayak Jojo ya (tokoh di Cocomelon). Jadi, setelah itu gw jadi lebih rajin ngulik youtube channel buat anak-anak. Ketemulah StoryBots, NumberBlock. 

Paling berkesan buat gw si Bing Si kelinci. Salah satu episodenya ada yang Bingnya numpahin makanan, terus pengasuhnya yang namanya Flop bilang "Oh Bing.. Tidak apa-apa, ayo kita bereskan.". Auto mewek ya, ini salah satu teori yang sering gw baca di buku parenting tapi buat implementasi susah. Ternyata gw bisa belajar dari Flop!

Terus, dikasih nonton youtbe bukan  berarti mereka bakal kecanduann. Pastiin lo juga perkenalin berbagai macam aktifitas yang bisa dilakuin di rumah selain nonton. Walaupun itu berakibat rumah berantakan, mainan ratusan ribu yang baru dibeli rusak semua, dan lain sebagainya. Karnea ya emang gitu. kalo lagi capek ya wajar mereka pingin goleran nonton TV doang. Kalo bosen juga ntar TV ditinggalin. And we should know the boundaries too ya. Bangun tidur langsung nonton ya ga bagus. Musti makan dulu, mandi dulu, jalanin rutinitas dulu. 

Terakhir : Don't judge other parents way of treating their childer unless it harm the life of the children. Di restoran ada anak yang nonton youtube terus, ya udah biarin aja. Denger anak ngomong campur2 english bahasa, ya uda biarin aja. Liat di ig si A kenapa begini, si B uda bisa begitu, biarin aja. Yang kita lihat cuma secuplik 15 menit dari ribuan menit yang kita ga tau. So no need to comment or judge. I come from the family that easily judge people. Not good, gaes. Ntar hidup lo kerjanya cuma muasin view orang biar ga dijudge wkwkwk (jadi curhat). 

Parenting is hard. Nobody told me this loudly in my younger year. So siapapun yang baca blog ini, gw kasih tau aja ya, jadi orang tua itu SUSAH. Gw ga bilang lo ga usah jadi orang tua, tapi siap-siap aja. It doesnt come naturally. It takes hardwork & effort but still you raise a human being that has their own brain, so no theory will work 100%, you need to use your brain & sharpen your instinct..

Happy Sunday!

Kamis, 02 November 2017

Arti Nama Stanislaus Banyu Mahadri


Mencari nama anak itu susah-susah gampang. Tanggung jawab moral di belakangnya cukup berat. Kalau tidak bijak memberi nama, bisa-bisa pas sekolah anak kita menjadi korban perundungan gegara namanya bully-able. Hahaha, eh tapi beneran ini saya dan mas Koko concern >_<  Nama kan juga adalah doa ya, jadi kalau tidak ada makna di balik tiap katanya, rasanya kurang baik juga.

Saya dan mas Koko butuh waktu kira-kira 3 bulan untuk mencari nama resmi. Kalau nama ga resminya, yaitu adalah Bob, diberikan oleh adik saya a.k.a om Tony. Waktu saya tanya kenapa Bob, dia bilang karena lucu aja. Tapi saya juga ga keberatan karena banyak tokoh terkenal yang namanya Bob. Ada Bob Sadino, Bob Marley, Bob Dylan hahaha. Om Tony juga sudah declare, apa pun namanya, pokoknya si adek ini bakal dipanggil Bob.

Apa saja yang kami lakukan? Ada 3 hal yang kami lakukan selama proses mencari nama yaitu googling sana sini, merenung dan berkomunikasi dengan adek janin dalam perut. Jadi biasanya saya atau maskoko sudah ada bayangan nama. Misalnya saya waktu itu pinginnya nama anak saya ada nama gunungnya, jadi saya googling lah nama gunung-gunung di Indonesia (hahahaha serius ini). Terus setelah ketemu saya renungkan dong, apakah nama ini akan jadi beban buat dia di masa depan, maksudnya rawan diejek atau enggak ya, susah nulisnya atau engga ya pas ujian. Nah setelah ngerasa OK, saya lalu ajak ngomong adek janin di dalam perut. Contohnya ya, waktu itu saya pingin nama anak saya ada Cartenz nya hahaha, Saya ajak ngomong deh.. "Adek, mau ga dikasih nama Cartenz?" Terus kalo ga salah waktu itu dia ga ada respon gitu, gerak engga, nendang engga. Jadi feeling saya dia ga demen, jadi ya cari lagi deh nama yang lain.

Akhirnya ketemu deh nama Stanislaus Banyu Mahadri. Ini arti dari setiap kata di namanya adek Bob.

Stanislaus
Ini adalah nama baptis, sesuai dengan saran orang tua saya sebaiknya nama di akte mengikutkan nama baptis. Ini nama pilihan mas Koko, karena menurut mas Koko nama ini keren. Saya tadinya ingin kasih nama Fransiskus saja seperti Paus yang sekarang. Tapi setelah mendengar usulan mas Koko, saya pun mencari tahu kisah santo Stanislaus, tepatnya Santo Stanislaus Krakow. Singkat cerita, Santo Stanislau Krakow dibunuh karena dengan tegas memberi sanksi kepada Raja Polandia pada waktu itu karena telah melakukan perbuatan dosa. Saya merasa keberanian seperti itu diperlukan untuk bisa membuat hidup lebih baik. Selain itu, Stanislaus dalam bahasa Slavic artinya adalah orang yang meraih kejayaan. Walaupun nama Stanislaus berpotensi untuk dibully karena tidak umum, tapi karena kisahnya yang menurut saya bagus dan maknanya yang positif, saya setuju dengan pilihan mas Koko.

Ada dua hal menarik terkait dengan nama Stanislaus ini. Yang pertama, Bob lahir di tanggal 11 April, bertepatan dengan peringatan hari Santo Stanislaus Krakow ini. Menariknya adalah karena sebenarnya di tanggal 6 April 2017, saya itu sudah masuk rumah sakit dan menginap karena sudah masuk pembukaan 2. Tapi pembukaan 2 tidak kunjung maju, sehingga saya akhirnya pulang lagi ke rumah. Hahaha. Lalu tanggal 10 April 2017, saya masuk rumah sakit lagi karena pembukaannya maju ke 3, tapi lagi-lagi mandeg tidak maju-maju. Mama saya bilang, kayaknya Bob lahirnya harus tanggal 11 April karena itu hari Santo Staniuslaus Krakow. Eh bener deh, akhirnya doi lahir tanggal 11 April 2017 hahaha.

Yang kedua, baru-baru ini saja, saya dan mas Koko baru tahu bahwa ternyata, kakek dari neneknya Bob (the great great grandfathernya Bob) bernama Stanislaus Simorangkir! Sebuah kebetulan yang cukup membuat saya amaze sih, karena nama Stanislaus itu kan bukan nama yang umum dipakai kan ya. Menurut yang saya dengan dari opungnya Bob, Stanislaus Simorangkir adalah orang yang baik dan taat pada Tuhan. Semoga kebaikan dan wibawa leluhurnya Bob ini juga menurun di Bob juga. Amin.

Banyu
Nah ini juga nama pilihan mas Koko. Banyu dalam bahasa Jawa artinya air. Menurut mas Koko, dia ingin memberi nama Banyu, supaya kelah nasib dan hidupnya selalu lancar mengalir terus seperti air. Saya yang sudah mempersiapkan beberapa pilihan nama langsung setuju :) Saya senang dengan air, main air sih tepatnya, jadi nama Banyu rasanya pas.  Tidak terlalu "berat", terasa rendah hati tapi juga tidak terlalu umum. Untuk nama Banyu ini diputuskan hanya dalam 1 hari


Mahadri
Mahadri berasal dari bahasa Sansekerta, artinya gunung yang besar. Saya itu kepingin anak saya itu punya nama yang ada unsur gunung-gunungnya. Tadinya mau Argo, lalu berubah jadi Cartenz, lalu berubah lagi jadi Everest, lalu berubah lagi jadi Mahameru. Setiap kali berubah, saya selalu nanya sambil usep-usep perut dan hasilnya sama, doi diem aja.  Sampai akhirnya saya menemukan kata Mahadri ini. Nah ini yang pas. Pas saya coba tanya, perasaan sih kayaknya si Bob gerak-gerak ya di dalam perut. Hahaha. Harapannya nanti si Bob kalau sudah gede suka naik gunung, hahaha, ini sih obsesi saya pribadi yang belum kesampaian untuk naik semua gunung di Indonesia. Mas Koko awalnya agak enggan dengan ide nama gunung ini, hahaha, tapi setelah dengar nama. Mahadri, dia sepakat juga. Yah semoga Bob ga cadel, jadi bisa ngomong Mahadri dengan mantap hahaha.

Nama keluarga? Mas Koko memilih untuk tidak memberikan nama keluarga. Katanya supaya dia bisa memiliki cerita sendiri, tidak terbebani dengan apa pun. Saya sepakat. Dan jadilah kami memutuskan memberi nama Stanislaus Banyu Mahadri. Begitu lahir sampai sekarang, eh malah lebih sering dipanggil Bob daripada Banyu.

Begitulah cerita cara kami memberi nama anak pertama kami dan juga arti di dalamnya. Nama adalah doa, semoga doa-doa kami untuk Banyu terwujud kelak ya. AMIN!

Arti Nama Gabriella Kirana Anjani

Gabriella Kirana Anjani Anak kedua yang selalu dar der dor ada aja gebrakannya, ga bisa diem, banyk hobi, banyak mau, suka ngambek, tapi so ...