Cool - SpaceAstronout (The Milo cover)

Jumat, 30 Oktober 2009

Gaudeamus Igitur

ada yang tahu lagu ini?

waktu wisuda kemarin, ayah saya aga kecewa karena lagu ini tidak dinyanyikan. konon katanya, jaman dulu, kalo kita sekolah sampe perguruan tinggi, kudu musti wajib tahu lagu ini.
sebenarnya dinyanyikan, tapi udah ketutup ama pengumuman LFMlah, pengumuman protokolerlah.

sebagai anggota paduan suara, saya sangat senang dengan lagu ini. karena lirik lagunya bagus.
selain itu, setau saya, di institusi pendidikan manapun di seluruh dunia, lagu ini menjadi sebuah pemersatu sesama insan manusia berpendidikan.

nih saya kasih lagunya dari youtube, plus liriknya :)




Gaudeamus igitur,
Juvenes dum sumus;
Post icundum iuventutem,
Post molestam senectutem
Nos habebit humus.

Vivat academia,
Vivant professores,
Vivat membrum quodlibet,
Vivat membra quaelibet;
Semper sint in flore!

Pereat tristitia,
Pereant osores.
Pereat diabolus,
Quivis antiburschius
Atque irrisores!

Vivat et republica
Et qui illam regit.
Vivat nostra civitas,
Maecenatum caritas
Quae nos hic protegit.


artinya seperti ini:

Let us therefore rejoice,
While we are young;
After our youth,
After a troublesome old age
The ground will hold us.


Long live the university,
Long live the teachers,
Long live each male student,
Long live each female student;
May they always flourish!

Long live the state
And those who rule it.
Long live our city,
And the charity of benefactors
Which protects us here.

Perish sadness,
Perish haters.
Perish the devil,
Whoever is against the student fraternity,
As well those who mock us!


ada 10 bait sebenernya, tapi kalo yang di IT, biasanya dinyanyiin 2 bait pertama aja.
bagaimana? mantap tidak liriknya.
payah ya protokoler ITB ga ngerti filosofis lagu ini..
moga-moga rektor baru nanti membuat kebijakan untuk menyanyikan lagu ini setiap sidang terbuka. :)
ada pemikiran gw yang lebih dalam lagi sih soal ini, tapi gw tulis ntar aja ya..
ini dulu lah.. :)

Selasa, 27 Oktober 2009

Akhirnya Keluar Juga Dari Kampus Gajah





Senang bisa membahagiakan keluarga.



Tapi kerja belum selesai..
lebih berat malah.

Setelah baca artikel kompas yang ini, gw tahu lebih banyak hal yang harus gw pikirkan.
Capek ga sih?
Tapi kalo ga gitu, siapa lagi dong yang harus melakukan...?


fiuh..

Kamis, 22 Oktober 2009

batas antara sirik dan kritis... hahaha..

batasnya terlalu tipis mamen..
makanya gw mau belajar buat menahan diri ga ngomongin orang sebelum gw yakin gw butuh ngomongin itu karena gw kritis terhadap sikapnya yang ga baik, atau gw sirik karena sesuatu dalam dia yang ga gw punya...

Selasa, 20 Oktober 2009

The Girl with The Dragon Tattoo - resensi

Tadinya beli buku ini karena novelnya cukup tebal, buat bekal perjalanan Medan-Jakarta.



Selain itu, gambar depan dan resensi di cover belakangnya aga ga nyambung. Makanya bikin tambah penasaran.

Begitu mulai baca..
Argh.... I can't stop reading!!

Umumnya novel detektif cuma berfokus di satu cerita saja, tapi novel ini punya banyak sekali cerita yang saling mendukung satu sama lain.

Novel ini juga mengangkat isu kekerasan terhadap perempuan. Ada kuotasi dan data statisik yang diselipkan di setiap bab mengenai kekerasan terhadap perempuan.

Pengarang novel ini, Stieg Larsson, meninggal sebelum novel ini sempat diterbitkan. Sayang sekali. Tapi semoga dia bisa tahu bahwa hasil karyania ini bener2 keren...
Perpaduan cerita detektif, dan drama yang ga cengeng.. Fiuh..
MANTAP!

Yang paling membuat saya senang adalah ternyata ini berupa trilogi... Karena memang masih banyak hal yang belum selesai.
Yang ke dua pasti akan saya beli secepat saya punya uang!
Hahahaha...

btw, cover yang di atas itu cover versi Indonesianya. Kalo versi internasionalnya aga vulgar.. hehehe..

sotoy dan mengusik2

akhirnya karena sudah gerah dengan status-status labil itu, saya memberanikan diri untuk nanya ke orang bersangkutan..
"apakah masalah anda?"

jawabannya singkat.
intinya dia sedang tidak berada di tempat yang dia inginkan, dan dia memang seorang penulis.

ok. Puthut Ea yang penulis beneran aja ga segelo itu nulis status..
hahaha..

tapi ya sudahlah..

paling enggak saya uda bilang apa yang saya pikirkan ke orang bersangkutan..

tapi keputusan saya untuk mengusik2 dengan bertanya "apa masalahnya" kayaknya terlalu sotoy ga si..

au ah..

Kamis, 15 Oktober 2009

ababil alay lalala

tidakkah anda merasa jengah dengan kelakukan ababil dan alay di sekitar anda?
awalnya saya tidak ambil peduli.
tapi lama-lama panas juga.

ada 3 hal yang suka bikin saya geleng-geleng kepala di halaman beranda situs jejaring sosial yang saya ikuti:

1. yang selalu mendeclare segala masalah pribadinya ke muka publik (labil)
2. yang selalu menulis dengan tulisan gede kecil (alay).
3. yang selalu mendeclare segala masalah pirbadinya ke muka publik dengan tulisan gede kecil (ababil yang alay).

tapi walaupun begitu, mereka yang begitu adalah bagaimanapun juga teman-teman saya. saya menajdi teman mereka karena saya ingin tahu kabar-kabar dari mereka. jadi apakah mereka salah bila mereka memilih cara ababil dan cara alay untuk menunjukkan eksistensi mereka.

tentu tidak.
bagaimana kalau memang mereka sangat kesepian dan membutuhkan perhatian?
bagaimana kalau memang itu cara mereka menyampaikan pendapat?

saya hanya berdoa, semoga mereka cepat menyadari bahwa kadang-kadang ketiga 3 aktifitas yang telah saya tulis di atas mereka lakukan dengan kadar intensitas yang AMAT BERLEBIHAN, itu mengganggu pengguna lainnya...

dan kalau tujuan mereka supaya orang ngeh dengan tindak tanduk mereka, mereka telah berhasil membuat saya menjadi sangat aware dengan situasi mereka sehingga saya jadi sering mendoakan mereka biar masalahnya cepet beres...
hahahaha...

Selasa, 13 Oktober 2009

gading gading ganesha

kemaren saya membeli sebuah bukju yang menurut saya cukup mahal untuk ukuran mahasiswa.

judulnya "Gading-Gading Ganesha"



hmmmm...
beda banget kampus 70an ama kampus yang sekarang..T.T

tapi gw kurang menikmati isi bukunya sih,,
entah karena bahasanya yang kurang enak dan leluconnya yang jadul (baca: garing),
entah karena iri dengan kondisi kampus dulu yang kayaknya oke banget,
entah karena endingnya yang "maksa",

hmm, mengingatkan gw pada novel laskar pelangi..
yang gw ga begitu suka juga..

3G ini gabungan antara novel, biografi, dan buku sejarah deh kayaknya..
kalo bukan orang ITB, mungkin ga gitu suka dengan buku ini kali ya..

hahaha...
yang ngarang ternyata alumni TI,
yang mengusulkan pendirian SBM ITB,
sesuatu yang menurut gw ga masuk di akal sampe sekarang..
hahaha,,,

itu menurut gw sih, tapi kalo orang udah fanatik sama gajah duduk, kayaknya ini bagus2 aja :)

Senin, 12 Oktober 2009

in the middle of the night

gw tahu gw harus tidur sekarang karena besok gw berjanji pada diri gw sendiri untuk lari pagi. celana gw udah kesempitan. padahal gw merasa ga melakukan aktifitas memanjakan diri yang menyebabkan pantat gw membesar.

oh mamen... inikah hukuman menjadi wanita. begitu dipusingkan dengan hal remeh macam bertambahnya berat badan dan jerawat yang ada di mana2.

pernah gw bertanya-tanya. apakah dunia akan menjadi lebih baik tanpa teknologi. teknologi bikin orang serakah dan ga pikir panjang karena segalanya jadi lebih praktis. teknologi juga yang bikin sebagain besar wanita indonesia yang udah ditakdirkan dari sononya berkulit sawo matang ingin menjadi putih.

gw pernah merasa terintimidasi dengan warna kulit gw yang coklat, secara waktu sd gw orang paling hitam di antara temen2 gw yang batak putih, india putih dan cina putih. warna kulit gw membuat gw rendah diri dan merasa diri kelas dua. tapi apakah itu kenyataannya? tidak mamen.. there's nothing to do with your skin color..

jadi gw benci sama yang namanya iklan pemutih kulit!

f*ck marketing!

tapi setelah gw pikir2 marketing ini ga akan ada kalo ga ada yang namanya produksi masal kan?

damn.. itu adalah teknik industri mamen.. industri massive, marketing, dkk..

gw rasa warna kulit hanya sedikit dari banyak paradigma bodoh lain yang timbul karena teknologi.

waktu lebaran kemaren, gw denger cerita kalo ada pak tani yang jual sawah buat beli motor! menurut gw itu sama sekali ga imbang. the saddest part is they feel proud of it...
mereka lebih bangga punya motor daripada punya sawah.
..
rasanya kok ga pas ya..

hmm
ga mau mikirin ini dulu sekarang..
capek.

Sabtu, 10 Oktober 2009

mencari no telpon pinus

semua percakapan ini terjadi melalui sms.

gita: iyet, minta no telpon pinus dong.
iyet: waduh, tinggal di bandung git. Coba tanya inu, dia keknya punya brosurnya.

gita: inu, minta no telpon pinus dong.
inu: waduh ga nyimpen git.. coba tanya iet ato silvi.

gita: silvi, minta no telpon pinus dong.
silvi: si iyet git ato sindy..

gita: sindy, minta no telpon pinus dong.
sindy: Ga ada, yg punya iet git..


moral of the story:
kayaknya ga jodoh sama pinus photo studio.
sekarang mauk nyoba papyrus photo studio aja deh.
ada banyak rekomendasi onlinenya soalnya,, hehehehe...

Jumat, 02 Oktober 2009

akhirya bisa ngejilid TA juga....

jumat

Pembimbing: temui saya hari senin jam 5 sore untuk revisi.
Anak bimbingan: baik pak.

sabtu-minggu

anak bimbingan merevisi semua hasil masukan ketika sidang dengan tekun.

senin, 10 menit sebelum waktu yang dijanjikan

pembimbing: ternyata saya tidak bisa hari ini. temui saya rabu setelah saya mengajar, jam 3 sore.
Anak bimbingan: baik pak.


selasa


Anak bimbingan memastikan lagi revisi TAnya sudah baik


rabu, 2 jam setelah waktu yang dijanjikan


Pembimbing: ini saya baca dulu, kamu ambil ke saya hari jumat jam setengah 7 pagi.
Anak bimbingan: baik pak.

jumat, setengah 7 teng

Pembimbing: kamu belum terima revisi dari saya?
Anak bimbingan: belum Pak, harusnya hari ini.
Pembimbing: wah, kayaknya saya ga bawa ni. ya udahlah, itu langsung dikumpulin aja.
Anak bimbingan: baik pak.

jadi akhirnya, si anak bimbingan dapat menjilid TAnya di hari Jumat, di mana isi dari seluruh TA itu sudah selesai semua pada hari Senin.

kesimpulannya:

60% waktu yang digunakan untuk mengerjakan TA adalah waktu menunggu!!! pemborosan ini.. ga lean ah...
hahaha...

thx God :)