Cool - SpaceAstronout (The Milo cover)

Rabu, 28 April 2010

The Girl Who Played With Fire..

Okeh, gw udah bilang di tulisan yang sebelumnya deh kalo gw sedang membaca sequel dari "The Girl With The Dragon Tattoo", yaitu "The Girl Who Played With Fire".

Wew.. Bagaimana ya gw mendeskripsikan Stieg Larsson (alm) ini. Novel ini punya alur maju mundur dengan sudut pandang ketiga yang berganti ganti. Ada banyak masalah yang saling berkaitan satu sama lain. Ada banyak tokoh baru juga yang membuat masalah tambah rumit. Terpuaskan deh pokoknya dahaga gw habis membaca buku ini.

Jadi kan ceritanya Lisbeth Salander ini semacam "jatuh cinta" sama Blomvkist di akhir cerita "The Girl With The Dragon Tattoo", tapi kan ternyata Blomvkistnya player. Akhirnya Lisbeth menghilang selama dua tahun pergi bersenang-senang, semntara Blomvkist keki karena ga bisa nemuin Lisbeth di mana-mana.

Cerita kemudian bergulir dengan berbagai hal mulai dari penerbitan buku, pembunuhan, penyelidikan polisi, penyerangan sampai penculikan yang ternyata terkait satu sama lain. Kejadian-kejadian ini akhirnya (memaksa) Blomvkist dan Salander untuk saling berhubungan lagi. Novel ini juga membahas soal seluk beluk kerja di kepolisian, di media, di rumah sakit, lumayan menambah informasi sih walaupun tidak banyak tapi cukup detail.

Oh iya, yang menarik ya, tokoh utamanya si Blomvkist dan Salander, walaupun ada sepanjang cerita, tapi mereka berdua itu baru bener-bener ketemuan di halaman terakhir buku setebal 900 halaman ini loh!!! Busyet deh pokoknya... Selain itu, kalo di buku sebelumnya di setiap bab ada kutipan fakta soal pelecehan perempuan di Swedia, kali ini di setiap bab ada kutipan persamaan-persamaan matematika loh.

Sekali lagi, gw akan bilang buku ini sangat bermutu dan super keren! Very very recommended!! Sangat berguna untuk mengisi waktu luang!

Selasa, 27 April 2010

Anna and Anna


Seperti yang telah gw sebutkan di beberapa postingan gw sebelumnya, gw adalah penggemar Celestial Movies. Pagi ini gw dapat suguhan film Anna and Anna. Gw udah pernah liat setengah film terakhir berbulan-bulan yang lalu. Pagi ini gw bisa melihat setengah yang awal.

Konsep film ini mungkin aga basi ya. Ada dua orang mirip, sama-sama sedih dengan hidupnya masing-masing, bertemu, lalu tukar tempat deh. Tapi kalo nonton filmnya.. Gelap banget. Kayak film setan gitu, tapi bukan. Hehehe.. Nah, yang aneh, ternyata kedua orang mirip ini pernah memiliki pacar yang sama. Lalu jalan cerita mulai tidak logis dan semakin imajinatif, tapi suram dan menyayat-nyayat. Endingnya jadi menggelisahkan. Maksud gw, dari awal sampai tengah-tengah film ini benar-benar bikin penasaran, tapi endingnya jadi di bawah ekspetasi gitu.

Nonton film ini bikin gw inget film "Fiksi". Noir banget. Gelap. Akting tokoh utamanya, Karena Lam, cukup membuat gw betah nonton film ini sampai habis. Dialognya minim. Sutradaranya emang ga gitu terkenal sih. Tapi gw suka ide ceritanya sih. Perbedaan keputusan pada satu titik dalam hidup kita akan menuntun kita kejalan hidup yang sama sekali berbeda. Mirip ama Sliding Doors, tapi dunia paralelnya tiba-tiba dipertemukan. Jadi aga "maksa". Di imdb ratingnya cuma 5,7.

Tapi tapi tapi gw suka film ini. Gimanaaaa gitu. Hahaha.. Kisah cinta yang aneh dingin dan menyakitkan.. Hidup yang hambar dan penuh masalah tapi tidak meledak-ledak. Hahaha. Gitu-gitulah. Kalo lagi desperado, nonton ini bikin suasana hati tambah gelap. Tapi recomended kalau mau cari film cinta yang ga terlalu berat, tapi ga ampas-ampas juga.

Jumat, 23 April 2010

(karena) Kepergok Membaca (dapat buku deh :p)

Jadi hari Jumat ini gw meluangkan waktu untuk datang ke acara peringatan Hari Buku Sedunia yang diadakan oleh Forum Indonesia Membaca. Tajuk acara ini "Kepergok Membaca!".

Acara ini diadakan di Pasar Festival yang sangat amat dekat sekali dari tempat tinggal gw. Di situ ada pameran foto-foto orang yang lagi kegap membaca. Foto paling cihuy menurut gw ada preman bertato tiduran di stasiun lagi baca koran. Kepergok membaca dia. Hehehe..

Nah nah ya, terus kan gw udah jalan panas-panas nih buat nyampe situ. Eh, ternyata pameran fotonya cuma dikit dan belum stand bukunya gitu-gitu aja. Gw liat jam, baru juga 7 menit gw di situ. Jadi karena gw males balik, gw duduk dan membuka buku "The Girl Who Playes With Fire" yang ga selesai selesai gw baca dari tahun jebot.


Nah, ternyata ceritanya begitu menegangkan, mata gw ga lepas dari buku itu. Sementara itu, di panggung ada acara diskusi soal minat membaca. Nah pas kan... Minat membaca gw begitu kuat mengalahkan minat gw mendengarkan para pembicara. Hehehehe...

Jam menunjukan pukul empat sore. Sudah hampir tiga jam gw duduk di tempat itu tak bergerak melototin buku tebal ini. Tanggung, tinggal 15 halaman lagi. Tiba-tiba ada mbak manis berjilbab dari freedom library (?) datang.

"Mbak,, dari tadi baca terus... karena ini temanya kepergok membaca, mbak dapat bingkisan ini..." Jreng... Diberikanlah gw satu tas karton coklat berisi dua buah buku. Buku pertama judulnya "Hindia Belanda - Studi tentang ekonomi majemuk" karangan J.S. Furnivall. Buku kedua judulnya "Liberalisme" isinya kumpulan tulisan tentang paham liberalisme ini.


Hohohoho... Boleh.. boleh... Jadi kalau mau dapet buku gratis, silakan pergi ke Pafes besok sama minggu, terus nongkrong dan baca buku di sana. Hihihihi..

Oh iya, buku "The Girl Who Played With Fire"-nya KEREN ABIS!!!
Ntar kapan-kapan gw tulis reviewnya yaps! :)

Rabu, 21 April 2010

duetos mautos

apa yang gw lakukan setiap malam tidak ada kerjaan macam malam ini?
hahaha..
jangan ketawain ya.

gw akan nyalain laptop. masang itunes, masang mozilla juga, terus membuka playlist lagu-lagu yang isinya lagu duet semua, terus masang headseat, terus nyanyi-nyanyi deh keras-keras, berasa lagi duet..
hahaha..

Menurut saya, lagu duet yang bagus itu adalah lagu yang bisa memadukan warna suara laki-laki dan perempuan dalam nada yang berbeda namun saling melengkapi. Ga banyak lagu kayak gini. Kalau duetnya cuma nyanyi bareng dengan nada yang sama, bagi gw sih biasa saja..

Nah ini beberapa lagu duet yang menurut gw layak untuk dinyanyikan dengan serius karena sec ara musikalitas sangat menantang :) Tapi secara koleksi gw aga jadul, mohon info kan ke gw kalo ada lagu duet yang maut ya! hohoho..

1. Broken Strings - James Morisson & Nelly Furtado
Dapet banget emosi lagu ini. Rasa marah dan frustasinya begitu kentara! Suara Nelly yang khas benar-benar berkarakter, seimbang lah sama oom James..

James Morrison - Broken Strings .mp3


Found at bee mp3 search engine

2. Come What May - Nicole Kidman & Ewan Mcgregor
Nah, lagu ini gw sukaaaa banget karena emosi di akhir lagunya dapet banget.. Kepasrahan akan cinta, halah... Apalagi kalau nonton filmnya. Tambah suka lah sama lagu ini..

Nicole Kidman and Ewan McGregor - Come What May .mp3


Found at bee mp3 search engine

3. Private Emotion - Ricky Martin & Meja
Lagu ini awalnya biasa aja, tapi begitu masuk ke bagian duet Ricky dan Meja, terasa deh harmoninya. Kalo ga kuat musikalisasinya, pas nyanyi bagian duet pasti nadanya lari-lari :)

Ricky Martin - Private Emotion .mp3


Found at bee mp3 search engine

4. Quando quando - Michael Buble & Nelly Furtado
Hmmm gw ga gitu suka duet yang Lucky, entah kenapa.. terlalu lempeng aja, kayak ga ada emosinya gitu... Kalo Quando-quando ini gw suka karena susah nyanyiin duetnya..


Michael Buble ft. Nelly Furtado - Quando Quando Quando .mp3


Found at bee mp3 search engine


5. I Will Be With You - Sarah Brightman & siapa ini gw ga tahu..
Bagian yang paling gw suka dari lagu ini adalah refrennya yang sahut menyahut antara tante Sarah dan rekan duetnya. Ada beberapa versi, yang gw suka yang pas dia konser di Vienna, tapi gw lupa siapa penyanyi cowoknya..

Sarah Brightman - I Will Be With You .mp3


Found at bee mp3 search engine

Kalau lagu Indonesianya, hmmm, gw kurang banyak tahu, tapi ada dua lagu duet yang gw suka sih.

1. Kesepian Kita - PAS Band feat Tere
Hoho... lagu ini magic bagi gw. Closingnya sih gw suka, yang mereka bsersenandung dalam dua nada berbeda...


2. Hey - Ridho feat Sheila Marcia
Ini lagunya manis., huhuhu.. Kesan nelangsanya dapet aja gitu. Tapi suara mbak Sheila di awalnya terlalu cempreng.. cuman jadi ciri khas akhirnya..



Hmm.. itu dulu... ntar ditambah lagi ya!!!

Selasa, 20 April 2010

kepribadian saya berdasarkan rumah...

hohoho.
mengisi waktu luang dengan ikut kuis ini di facebook.. Ini hasilnya, lengkap dengan komentar dari gw..


웃 : Rumah Anda mengatakan bahwa Anda harus menjadi pemimpin.
hohohoho... tapi gw kan pinginnya dipimpin....

웃 : Anda adalah penyuka kebebasan dan orang yang kuat.
oh jelas,, gw ga suka dikekang.. orang yang kuat?? hmm strong outside, weak inside..
hahaha.. kayak menara gading..

웃 : Anda pemalu dan pendiam. Anda selalu ingin hidup sendirian.
hahahaha.. iya, gw pemalu dan pendiam di lingkungan baru..

웃 : Jika Anda memiliki masalah, Anda butuh teman utk berbagi dengan Anda.
yups.. teman adalah harta berharga! :)

웃 : Hidup Anda selalu penuh perubahan.
ya ya.. betul itu.. karena sering pindah kota ikut tugas orang tua, perubahan adalah biasa..

웃 : Anda akan menghindari sendirian,
iyalah, apalagi kalo nonton film hantu malam-malam..

웃 : dan mencari pendamping jika memungkinkan.
JIKA MEMUNGKINKAN??? maksudnya apa ini??

웃 : Anda suka kegembiraan dan menciptakannya kemanapun Anda pergi.
iyalah.. hidup ini indah kakak! :)

웃 : Anda selalu memiliki rencana di pikiran Anda.
iya,,, rencana doang, ga pernah terrealisasi.. hihihihi..

웃 : Anda memiliki kepribadian kuat dan Anda suka memerintah,
hohoh.. iya, apalgi kalo orangnya menye-menye.. ya diperintah lah.. :p

웃 : berpengaruh dan mengontrol orang.
kalao berpengaruh dan mengontrol.. hmmm.. kayaknya si engga deh..

웃 : Anda menambahkan bunga ke dalam gambar Anda.
iya, betul itu..

웃 : Bunga menandakan bahwa Anda memiliki cinta untuk waktu yang lama.
hohoho... cancer itu kalo udah sayang ama orang ya segitunya,,,

웃 : Dapat dikatakan bahwa orang lain tidak melihat Anda genit.
hahaha..

웃 : Anda tidak berpikir banyak tentang diri Anda.
gitu ya.. gw emang males mikir kadang-kadang..
hahaha...

suka deh ikut tes-tes kepribadian gini...
lucu-lucu..
hohohoo..

Sabtu, 17 April 2010

i found a reason

lagu yang terdengar waktu buka blog ini?
itu judul lagu yang dinyanyiin cat power.
ost-nya V for Vendetta.

tadi malam gw nonton Kick Andy.
ada tiga orang yang profesional di bidangnya, really do something for the humanity.
dan mereka semua orang super berada, tapi mau turun langsung.
and what i can see is that with all their wealth, their intellectual, and their heart they have this power to do all those grateful things: building a house, school...

and i found a reason..
i must be rich, i must be strong, to do the good one.

*ayo kerang kuning!!! cepat pekerjakan gue!!!!!! gw mau jadi ORANG KAYA kayak mereka, dengan hati seperti mereka juga....

Kamis, 15 April 2010

Kebenaran..........

"Kasihan tuh cewe... Clara Adelin Supit. Padahal foto bugil yg beredar beda jauh sama wajah asli dia. Ada 5 account FB yg pakai nama "Clara Adelin Supit" tapi cuma 1 yg bener2 asli. Yg lainnya palsu. Kasihan bener dia kena makelar kasus, padahal itu 4 foto bugil cewe jepang dan 1 foto bugil cewe philipines... Aneh kenapa media "blow up" berita bodong ya? Makin ngaco aja nih pemberitaan di Indonesia... ckckckckkckkk"

Itu status facebook salah satu temen gw, Frengky, yang baru saja gw baca.

Coba bandingkan dengan artikel kompasiana berjudul "Mahasiswi, Kog Mau Bugil Sih !" yang baru gw baca pagi ini..

Lalu kasus kerusuhan Koja dengan dua pemberitaan berbeda ala Satpo PP dan ala penduduk setempat.

Lalu mundur lagi, yang masih jadi mister,i kasus yang menimpa mantan ketua KPK Atashari Azhar dengan berbagai macam versi.

Dan entah masih berapa lagi isu isu yang muncul dengan berbagai macam versi dan setiap versi meyakinkan kita pembaca, bahwa inilah yang paling benar.

Bikin frustasi!! Yang begini ini nih yang mengingatkan gw kenapa dulu gw memilih berhenti mendengarkan TV dan membaca koran. Karena gw udah ga tahu mana yang harus gw percaya.

Ucapkanlah kebohongan berulang-ulang, maka itu akan menjadi kebenaran. Inikah yang sedang terjadi? Jadi apa kebenaran itu pada akhirnya?

Paham gw sekarang kenapa Pilatus dulu bilang "Kebenaran... Apa itu kebenaran?"... Karena ternyata saking seringnya tipu muslihat dan persengkokolan terjadi di sekitar kita, kebenaran akhirnya kehilangan makna dan nilainya sudah bukan sesuatu yang perlu dijaga lagi. Dan orang-orang yang menyerukan kebenaran akhirnya hanya menjadi kaum terpinggirkan yang lambat laun hilang dimakan waktu layaknya onggokan sampah berdebu. ..

Dengan segala kegilaan dunia masa kini, gw rasa kita semua benar-benar harus berusaha keras, benar-benar keras, untuk menjaga agar hati nurani ini tetap licin dan bening, sehingga mampu bersikap bijak dalam menghadapi berita-berita yang beredar di mana-mana. Apalagi orang-orang macam gw, yang sangat mudah terpengaruh dan percaya akan hal-hal baru...

Seperti tagline salah satu minuman bubuk kesukaaan nyokap gw:

Buka mata, buka hati, buka pikiran.

Jangan mudah terpancing. Jangan mudah terpengaruh. Jangan mudah menghakimi. Dan yang paling penting ini. Jangan malas mencari tahu.

Hffff...

Senin, 12 April 2010

Jek (Cerpen)

Aku sering melihatnya di terminal. Kulitnya hitam legam, badannya kurus berotot, mukanya penuh jerawat tapi sorot matanya tajam. Kali pertama aku memperhatikannya adalah ketika dia menjadi kenek bis yang aku tumpangi. Waktu itu dia hampir berkelahi dengan sopir bis yang lain karena rebutan penumpang. Bicaranya kasar dan suaranya keras. Aku kurang paham duduk perkaranya apa, tapi kejadian itu akhirnya berakhir dengan kami semua pindah ke bis yang lain. Aku ingat dia bersumpah serapah dengan kata-kata kasar dan jorok. Teriakannya menggelegar namun nyaring dan khas.

Kali kedua aku memperhatikannya adalah ketika dia sedang nongkrong di bawah jembatan penyebarangan tempat bis yang aku tumpangi ngetem. Dia sedang merokok dan tangannya asik bermain handphone. Aku langsung mengenali karena secara tidak sengaja kami beradu pandang. Aku segera ingat tatapan matanya yang dingin ketika dia hampir berkelahi tempo hari. Waktu itu aku bertanya-tanya. Apa ya yang dia pikirkan? Apakah dia sudah menikah? Apakah dia punya keluarga? Apakah dia hidup di jalanan? Apakah dia preman? Aku memperhatikan dia memakai kaos bergambar Harry Roesly. Apakah dia bisa bernyanyi atau main gitar atau main biola?

Tiba-tiba dia berdiri dan menuju ke pojokan. Dia buang air di pojokan itu. Aku perhatikan lagi celana jinsnya yang ketat dan ikat pinggang besarnya itu. Celana itu melorot di pantat dan aku bisa melihat boxernya berwana hijau kusam. Aku juga memperhatikan rambutnya yang dipotong dengan model asimetris. Inikah gaya alay yang dibicarakan adikku tadi pagi di rumah? Jadi dia termasuk golongan alay? Sesampainya aku di rumah, sesekali aku teringat dengan kenek itu. Tatapan mata dinginnya seolah menusukku sampai ke hati.

Kali ketiga aku memperhatikannya adalah ketika dia sedang menjadi kenek untuk bis dengan rute yang lain. Waktu itu aku sedang menunggu bis di depan kantorku. Tiba-tiba dia turun dari bis yang bukan rute biasanya. Dia turun untuk memberikan setoran ke preman setempat, membeli rokok dan segera pergi. Kemunculannya menarik perhatian orang di sekitar karena bis yang membawanya berhenti sembarangan dan mendapat klakson dari mobil-mobil lain. Dia memaki dengan kata-kata kasar. Suaranya menggelegar khas, berteriak sambil menggebrak badan bisnya. Sikapnya sungguh-sunguh bar-bar. Kalau tidak salah dengar, si penjual rokok sempat memanggilnya dengan sebutan Jek.Jadi itu mungkin namanya.

Setelah itu, lama aku tidak melihatnya lagi. Barulah awal tahun ini, ketika bis yang aku tumpangi ngetem di terminal menunggu penumpang, aku tak sengaja melihatnya di sebuah warung bersama seorang wanita yang tengah hamil dan mereka bergandengan tangan. Itukah istrinya? Apakah mereka menikah resmi? Apakah itu sebabnya dia tidak pernah ngenek lagi? Apa dia sekarang sudah jadi preman terminal ini? Selama bis yang kutumpangi ngetem, selama itu pula aku memperhatikannya. Dia terus menerus merokok di samping wanita hamil itu. Sekali-kali meludah dan berbicara dengan telfon genggamnya. Gayanya cocok benar jadi kepala preman terminal ini. Ketika aku asik mengamatinya, mata kami tiba-tiba beradu pandang. Rasanya dingin.

Sekitar sebulan kemudian ketika aku turun di terminal, ada gerombolan ramai orang berkumpul.

“Ada copet digebukin!”.

“Bego sih, nyopet di sini.”

Aku langsung merasa ngeri, tapi tetap saja ikut berkerumun berusaha melihat apa yang ada di tengah-tengah kerumunan itu. Walau tidak jelas, aku melihat ada orang yang sedang memukuli dan menendang orang yang satunya lagi. Orang yang ditendangi mengaduh-ngaduh memegang kepalanya yang berdarah . Suara mengaduhnya makin lama makin pelan, dan akhirnya hilang. Entah kenapa orang-orang yang berkerumun ini malah asik menonton saja.

“An***g lu t**k! Ng****t aja kerja lo b***!”

Teriakan itu terdengar begitu nyaring dan aku mengenali suara itu. Itu suara Jek.

Aku merinding. Jek ngapain? Apa dia yang menggebuki orang itu? Apa orang yang digebuki itu mati? Kapan perkelahian ini berhenti? Tiba-tiba ada suara lain lagi.

“Ada Polisi!”

Kerumunan tertib itu langsung panik. Sekonyong-konyong memang ada suara sirine polisi. Aku segera berjalan menjauhi kerumunan menuju arah rumah sambil beberapa kali menengok kembali ke arah kerumunan itu. Di tengah kekacauan itu, aku sekilas melihat Jek masih memegangi kerah baju si copet dan walau sesaat aku yakin, entah bagaimana caranya, bahwa kami sempat saling tatap. Rasanya masih dingin.

Setelah kejadian itu aku tidak pernah lagi melihat Jek. Sesekali di terminal aku kadang melihat wanita hamil yang bersama Jek waktu itu. Kadang dia bergandengan dengan orang lain, kadang sendiri. Oiya, anaknya sudah lahir. Sore ini aku melihat wanita itu dan anaknya duduk di warung terminal. Aku sengaja mampir hanya untuk melihat wajah anak itu. Dan berhasil. AKu berhasil menatap mata anak itu. Rasanya dingin.

***

Jakarta, 10042010

Sabtu, 10 April 2010

buku buku yang belum selesai dibaca itu...

Ini adalah enam buku terakhir yang saya beli dan belum satu pun dari mereka berhasil saya tuntaskan. Hahaha..

The Hunt For Atlantis, dibeli untuk bekal perjalanan pulang dari Medan ke Jakarta. Waktu itu saya lagi tertarik dengan teori Atlantis yang kemungkinan besar ada di Indonesia. Hahaha.. Tidak selesai dibaca karena cerita kurang menarik dan alurnya cenderung bisa diduga.


The Ikon ini konon kartanya akan difilmkan. Saya juga ga selesai membacanya karena bahasanya kurang nyaman dan di tengah-tengah cerita tiba-tiba saya kehilangan selera. Buku ini sebenarnya dibeli oleh ayah saya. Saya tertarik baca karena tumben banget ayah saya beli buku beginian.. Tapi ternyata ayah saya juga belum sempat baca karena kesibukan beliau.



Nah, ini buku lanjutan dari The Girl with Dragon Tattoo. Saya menanti-nantikan buku ini dengan sangat. Begitu melihat di gramedia pasar festival, tanpa pikir panjang langsung beli. Harganya diskon 30% loh. Hahaha.. Tebal, dan butuh konsentrasi tinggi untuk membacanya. Karena kesibukan, saya belum sempat meluangkan waktu dan pikiran untuk buku ini. Jadi sekarang saya biarkan dulu tidak terbaca, tapi pasti akan saya baca. Nunggu momen yang tepat lah..

Tahu penulisnya di acara temu Komsos se KAJ dan teman saya ada yang naksir berat sama dia. Alhasil dia berbaik hati membelikan saya buku ini. Sayangnya, saya belum sempat baca dan setelah saya amati lagi resume di sampul belakangnya, tersebut-sebutlah kata "mantan pacar". Saya langsung hilang selera baca buku ini. Hahaha. Tapi kalo lihat multiply penulisnya, mbak margareta Astaman, harusnya sih bahasanya enak. Tapi saya kan ga begitu suka jeni teenlit atau chicklit gitu kan ya. Yang ini entah apa genrenya, semoga bukan tipe yang ga saya suka deh.


Buku ini saya beli karena tulisan di atas judulnya adalah : "Diterjemahkan langsung dari Bahasa Mandarin". Seingat saya, cerita cinta dari begeri China sana selalu bisa memukau dan mengembalikan kelembutan hati saya. Langsung saya beli deh. Gambar sampul depannya entah kenapa menyentuh saya sedemikian rupa. Bukunya cukup tebal dan membacanya tidka butuh berpikir berat. Di dalam buku ini banyak sekali puisi Pushkin yang memiliki kata-kata indah menyentuh hati. Indah deh pokoknya. Tapi karena tebal, jadi ga selesai dibaca dalam waktu 3 jam saja. Saya masih sampai di tengah-tengah, tapi sudah iseng membaca bab akhir. Hihi.. Tapi begitu mengetahui endingnya tambah semangat mencari tahu tengah-tengah yang bolon gitu.



Nah!!! Dari semua buku yang saya bahas di sini, ini buku PALING MURAH dengan tingkat kepuasan PALING MANTAP yang saya dapatkan. Cerita-cerita pendek tentang budaya India. Begitu menyentuh. Setiap cerita punya makna yang ga bisa langsung didapat begitu saja. Harus ada proses merenungnya. Saya tidak bisa langsung melahap habis buku ini, walaupun buku ini yang paling tipis. Setiap cerita benar-benar menyentuh hati saya. Pantas aja Jumpha Lahiri bisa dapat Pulitzer Price.. Tinggal satu cerita terakhir yang belum saya selesaikan. Besok tamat lah buku ini.

Jumat, 09 April 2010

Kenapa Reda Merokok?

Gita :
Reda?!?! Kamu merokok sekarang??!!

Reda :
Iya.

Gita :
Kenapa ?!?!

Reda :
Gini Git. Dulu saya itu takut merokok. Tapi, sekarang saya lebih takut sama Tuhan, jadi saya ga takut lagi merokok.

Gita :
-__________________________________-

Selasa, 06 April 2010

Bandung, aku kangen kamu.

Bandung, aku kangen kamu.
Aku kangen dingin pagimu,
dingin airmu.
Lelet angkotmu.
Jajanan murahmu.
Aku kangen.

Kamar kos, aku kangen kamu.
Bau apek dindingmu.
Pintu reyotmu.
Tempat tidur kerasmu.
Pilar tuamu.
Aku kangen.

Sunken, aku kangan kamu.
Aku kangen asap rokokmu,
Sampah kertasmu.
Tangga - tanggamu.
Propaganda gelapmu.
Melihat bintang di pangkuanmu.
Diskusi tidak berujung di pelukanmu.
Aku kangen.

CC, aku kangen kamu.
Aku kangen dingin betonmu.
Pantulan basketmu.
Riuh teriakmu.
Aku kangen.

Gelap Nyawang, aku paling kangen kamu.
Aku kangen warung makanmu.
Senandung pengamenmu.
Remang lampumu.
Teh manis hangatmu.
Nasi telor tahu campurmu.
Aku kangen.

Tapi jurusan, maaf aku tidak kangen kamu.
Aku tidak kangen kursi dan mejamu.
Aku tidak kangen papan pengumumanmu.
Aku tidak kangen wifimu.
Aku tidak kangen berkas DNA mu.
Karena kamu dan segala bisikan dari dalammu.
Menyuruhku segera keluar dari kampus ini.
Empat tahun, kalau bisa lebih cepat!
Argh.. aku tidak kangen kamu!

Tapi Bandung.
Bandung, aku rindu.
Bandung, aku kangen kamu..

Hiks...

Minggu, 04 April 2010

penyiaran penyiaran

jadi gini nih ceritanya.
ketika hari raya besar, memang tiba-tiba yang datang ke gereja bisa dua kali lipat dari biasanya.
makanya kalau hari raya besar, di gereja gw ini dipasang tenda untuk menampung umat yang tidak dapat tempat duduk di dalam.

untuk pekan suci kali ini, gw ikut sibuk di seksi komunikasi sosial untuk melakukan penyiaran. jadi di dalam gereja kita masang 3 kamera statis, dan satu kamera dinamis, yang kemudian akan difilter di ruang monitor untuk ditayangkan di luar, sehingga umat yang di luar juga bisa ikut merasakan sensasi di dalam. (halah, bahasa gw...).

dulu gw pikir kerjaan ini cuma gitu-gitu doang. ga tahunya capek!!!!
soalnya dari hari rabu, kamis, jumat, sabtu, minggu, di gereja melulu, ngurusin kabel.
kali ini, kita memasang 4 proyektor dan 2 televisi.
dan orang-orang yang megang handycam banyak yang masih newbie semua..
termasuk gw.
gw baru belajar ada benda yang namanya switcher, splitter, co-axial, RCA.. halah..
tes IQ tiap hari gw.. hahaha..

mana banyak hal-hal bodoh kecil yang bikin emosi jiwa lagi..

[kunci komsos mana?!!?]

[si A kenapa belum datang?!?]

[handycam depan siapa yang pegang??!]

[gambarnya kenapa ga keluar?]

[tripodnya kenapa ga ada sepatunya??]

[baterenya belum dicharge??]

[HT kurang satu!! siapa yang megang??!?!]

[tas proyektornya mana??]

[tas gw mana??!?]

hahaha... kalo diinget-inget jadi bikin ketawa-ketawa sendiri. walau capek, tapi gw seneng karena bisa kerja bareng orang-orang yang menyenangkan.
makasih ya kawan-kawan semua!!
Artul, Pak Rino, Mas Anton, Mas Eko, Adri, Ega, Andi, Kevin, Ruth, Cyssie, Vika, Irene, Oliv, Christian, Paskal, Lexy, Adrian, James, Mas Budi, Mas Arief, Pak Harwit, Pak Yon, Pak Sadjuga, Lauren, udah semua belum tuh? Kayaknya udah deh, yang belum ntar ditambahin lah..
Hihi.. Thx kawan! Nice working with you all :)

Selamat Paskah!

Jumat, 02 April 2010

PMS oh PMS

Ini adalah fase paling mengesalkan yang harus gw alami setiap bulan.
Di mana gw mudah tersinggung karena ha-hal kecil,
dan gw menjadi sangat sangat perasa,
dan mudah berubah moodnya..
Hal-hal di atas akan tercermin langsung dari nada bicara gw yang tinggi, kayak orang marah-marah, cepet pula ngomongnya.
Dan jadi panikan juga.
Argh...

PMS kali ini sepertinya dimulai dari seminggu yang lalu.
Banyak hal-hal tidak terduga terjadi yang bikin gw udah mau nangis darah (lebay). Beberapa hari kemaren gw masih berhasil mengontrol behave gw. Tapi malam ini habis daya gw.
Hiks..

Kenapa ya gw ga bisa melupakan kelalaian orang , walaupun itu hanya kelalaian kecil ga penting?
Kenapa ya gw ga bisa bersikap ramah dan santai?
Kenapa ya gw jutek??
Kenapa ya semuanya harus gw ungkapkan dengan cemberut dan marah-marah?
Dan yang paling penting..
Kenapa ya emosi jiwa membawa ini musti terjadi hari ini?
Kenapa musti pas The Good Friday????
(Tuhan, maafkan anakMu yang satu ini...)

Pokoknya emosi jiwa gw lagi pas bangetlah sama lagu yang lagi gw setel di blog gw..
One Republic - Mercy


[I feel you]